Jumat, 25 Mei 2012

membuat neraca saldo dan laporan keuangan

Membuat Neraca Saldo
Setelah selesai membuat seluruh rekening buku besar yang ada, maka selanjutnya
kita akan membuat neraca saldo. Neraca saldo adalah kumpulan buku besar yang ada
yang telah dibuat pada langkah sebelumnya yang berisi saldo dari setiap rekening buku
besar.
Untuk membuat neraca saldo ikut langkah berikut ini:
a. Aktifkan Sheet baru
b. Ganti sheet baru yang telah diaktifkan dengan nama Neraca Saldo
c. Buat format lembar kerja seperti pada sheet Tabel dengan cara mengcopynya,lalu
tambahkan dengan kolom Debit dan Kredit.
15
d. Masukkan saldo yang ada pada setiap rekening buku besar ke dalam neraca saldo
sesuai dengan posisinya D/K.
Caranya letakkan pointer pada kolom Debit/Kredit neraca saldo yang akan diisi,
kemudian tekan = cari nilai neraca saldo akhir setiap rekening buku besar..
Gunakan fungus sum( ) untuk menjumlahkan nilai sisi debit/Kredit. Jika sudah selesai
hasilnya akan nampak seperti gambar berikut:



Tips ini adalah cara paling mudah dan cepat kalau Anda ingin membuat laporan keuangan atau laporan akuntansi secara sederhana dengan Excel. Bagi yang sudah terbiasa dengan Exceltentu akan lebih mudah memahaminya, bagi yang belum terbiasa dengan Excel, juga tidak akan sulit memahaminya, ikuti aja apa yang diuraikan di sini. Terlebih bagi yang memahami dasar-dasar akuntansi dan ditunjang dengan pengetahuan Excel yang memadai akan sangat sempurna pemahamannya.
Cara ini sebenarnya adalah jalan pintas bikin laporan keuangan dengan memotong jalur dari prosedur sistem akuntansi. Kalau membuat laporan keuangan sesuai dengan prosedur sistem akuntansi tentu sangat panjang, sedangkan Anda ingin membutuhkan laporan keuangan yang cepat. Kalau menggunakan prosedur sistem akuntansi, kita harus melakukan proses Jurnal > Buku Besar > Neraca Lajur > Laporan Keuangan (Neraca & Laba Rugi). Nah, melalui Excel dengan singkat kita potong jalur menjadi Jurnal > Laporan Keuangan.
Namun, pada pokoknya kedua prosedur tersebut menghasilkan output Laporan Keuangan yang sama. Nah kalau Anda ingin memperoleh hasil laporan keuangan yang lebih cepat gunakan prosedur ini melalui Excel. Hal ini bukan berarti membuat suatu teori baru, tapi hanya semata terkait dengan alat bantu yang dapat mempercepat proses pembuatan laporan keuangan.
Nah bagaimana caranya, berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan, cukup 3 (tiga) langkah berikut :
Langkah 1 : MEMBUAT DAFTAR AKUN
Buatlah daftar akun terlebih dulu sebagai sumber data untuk mengidentifikasi jurnal-jurnal yang akan kita lakukan nantinya pada sebuah form jurnal. Buatlah tabel DAFTAR AKUN pada sheet-1 dan isikan di dalamnya nomor akun, nama akun dan saldo awal akun (saldo laporan keuangan Neraca sebelumnya). Lengkapi pula kolom POS untuk tiap-tiap kelompok akun sebagai berikut :
- kelompok Aktiva : D (Debet)
- kelompok Hutang : K (Kredit)
- kelompok Ekuitas : K (Kredit)
- kelompok Harga Pokok : D (Debet)
- kelompok Pendapatan : K (Kredit)
- kelompok Biaya : D (Debet)
 
Jumlahkan sisi Debet dan Kredit. Jumlah kedua sisi tersebut harus dalam keadaan seimbang (balance) sesuai dengan laporan keuangan (Neraca) sebelumnya.

Langkah2: MEMBUAT LAPORAN
Buatlah tabel laporan NERACA dan LABA RUGI pada sheet-3, mirip seperti tabel Daftar Akun (lihat langkah 1) dan modifikasi bagian-bagiannya. Buatlah rumus pada kolom DEBET danKREDIT sebagai berikut.
- Rumus-1 kolom DEBET sel D5 :
=IF(AND(C5=”D”,D$2=”DEBET”),SUMIF(Sheet1!A:A,A5,Sheet1!D:D)
+SUMIF(Sheet2!C:C,A5,Sheet2!E:E)-SUMIF(Sheet2!D:D,A5,Sheet2!F:F),0)
- Rumus-2 kolom KREDIT sel E5 :
=IF(AND(C5=”K”,E$2=”KREDIT”),SUMIF(Sheet1!A:A,A5,Sheet1!E:E)
+SUMIF(Sheet2!D:D,A5,Sheet2!F:F)-SUMIF(Sheet2!C:C,A5,Sheet2!E:E),0)
Kemudian copy rumus tersebut ke baris di bawahnya sejajar dengan baris akun (copy ke baris bertanda kotak merah).
Kemudian jumlahkan kolom DEBET / KREDIT Neraca maupun Laba Rugi.
Selisihkan antara Jumlah DEBET dan KREDIT Laba Rugi sebagai Laba Bersih, kemudian nilai Laba Bersih tersebut letakkan ke dalam Neraca sebagai Pos Laba Bersih.
Nah hasilnya secara sempurna seperti gambar berikut.
Untuk mempelajarinya lebih lanjut, silahkan download file contoh (Excel) dan artikel di atas (PDF) melalui link berikut. Cara download : Klik Kanan > pilih Save Link As atau Simpan Tautan.

Membuat Jurnal dan neraca lajur dengan Excel


MEMBUAT JURNAL UMUM
Untuk Kebutuhan sederhana kita dapat membuat Kolom jurnal umum yang secara otomatis menampilkan nama akun bila kolom Ref diisi dengan nomor akun.
Untuk memudahkan mempelajari materi ini sebaiknya anda mengerjakan secara bertahap dan yakin bahwa telah menguasai setiap bagian yang dipelajari sebelum melanjutkan mempelajari materi berikutnya.
A. TABEL AKUN
Kunci utama pembuatan format akuntansi dengan excel adalah Tabel Akun. Untuk pembuatan tabel akun maka kita harus paham benar klasifikasi akun neraca. Sedangkan penomoran akun harus tersusun berdasarkan data value atau data label yang diurutkan ( sort ) secara Ascending ( dari yang terkecil sampai yang terbesar ).
Untuk keperluan Kolom juran harus dibuat daftar akun terlebih dahulu.
Langkah pertama pada lembar kerja baru Sheet1 buatlah tabel akun di bawah ini. Selanjutnya ganti nama Sheet1 menjadi AKUN

Untuk memudahkan dalam pembuatan rumus selanjutnya akun tabel yang kita buat sebaiknya diberi nama dengan cara :
a. Pada sheet AKUN blok tabel dari A3 sampai dengan sel B34
b. Kemudian klik menu Insert, Name, Define,
c. Selanjutnya pada kolom Names in workbook tulis akun
d. OK


 
B. JURNAL UMUM
Untuk transaksi-transaksi selain kas , pembelian kredit dan penjualan kredit dicatat dalam jurnal umum.
Sebagai contoh buatlah bentuk kolom Jurnal Umum pada sheet berikutnya sebagaimana di bawah ini.
Selanjutnya nama sheet diganti menjadi JU
Jumlah baris disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk contoh buatlah kolom sampai baris ke 50.
Sedangkan pada baris 51 buat kolom jumlah untuk cek keseimbangan antara Debet dan Kredit
1. Tanggal
Kolom tanggal dapat diformat sesuai keinginan tampilan. Langkah Format persis sama dengan format tanggal pada jurnal kas.
2. Keterangan
Diisi dengan keterangan transaksi ,
3. Nama Akun
Kolom nama akun akan kita buatkan formula dimana setiap pengisian nomor akun pada kolom REF maka kolom Nama Akun akan secara otomatis berisi nama akun yang sesuai. Karena format kolom seperti Jurnal Umum maka kita membuat formula untuk data yang di sebelah kredit nama akun akan masuk 3 spasi dari kiri
Untuk pembuatan formula nama akun lakukan cara sebagai berikut :
- Letakkan kursor pada sel C6 kemudian ketik rumus berikut ini :
=IF(D6=”";”";IF(F6>0;” “&VLOOKUP(D6;AKUN;2;0) ;VLOOKUP(D6;AKUN;2;0)))
-Selanjutnya copy formula tersebut untuk semua baris di bawahnya.
Untuk menguji kebenaran formula cobalah isi data berikut :
Sel D6 isi nomor akun 112
Sel D7 isi nomor akun 511
Sel E6 isi nilai 200.000
Sel F7 isi nilai 200.000
Jika formula benar maka akan tampil sebagai berikut :



Membuat Neraca Lajur
Setelah jurnal penyesuaian dibuat sesuai dengan data penyesuaian yang ada, maka
langkah berikutnya kita buat neraca lajur.
Ikuti langkah berikut ini:
a. Aktifkan seheet baru, ganti nama sheet yang sduah diaktifkan dengan Neraca Lajur.
b. Copy data yang ada pada shset neraca saldo pada sheet neraca lajur
c. Buat format Neraca Lajur seperti contoh berikut:

Masukkan data penyesuaian ke dalam neraca lajur sesuai dengan posisi debit atau
kredit rekening buku besar yang disesuikan.
e. Hitung neraca saldo setelah penyesuaian (NSSP) dengan membuat formula sebagai
berikut:
Pada posisi kolom DEBIT NSSP
=IF(OR(NS.DEBIT+AJP.DEBITAJP.
KREDIT<0;NS.DEBIT<>0);0;NS.DEBIT+AJP.DEBIT-AJP.KREDIT)
Pada posisi kolom KREDIT NSSP
=IF(OR(NS.KREDIT+AJP.KREDITAJP.
DEBIT<0;NS.DEBIT<>0);NS.KREDIT+AJP.KREDIT-AJP.DEBIT)
Keterangan:
NS.DEBIT : Range data Neraca Saldo kolom debit
NS.KREDIT : Range data Neraca Saldo kolom kredit
AJP.DEBIT : Range data Penyesuaian kolom debit
AJP.KREDIT : Range data Penyesuian kolom kredit
f. Hitung Rugi Laba.
Untuk mencari nilai rugi atau laba kia bisa menyelesaikan dengan memperhatikan
ketentuan nomor rekening/buku besar yang berlaku. Dalam hal ini unsur atau elemen
rugi laba adalah seluruh rekening pendapatan dan seluruh rekening biaya atau beban.
Artinya nomor kedua jenis rekning yang dimaksud memiliki nomor awal rekening 4
sampai 5. Jadi kita bisa mengisi formulanya sebagai berikut:
Pada posisi kolom DEBIT Rugi Laba:
=IF(NO.REK>4000;NSSP.DEBIT;0)
Pada posisi kolom KREDIT Rugi Laba:
=IF(NO.REK>4000;NSSP.KREDIT;0)
g. Mengisi Neraca Akhir
Sama dengan cara mengisi kolom Rugi Laba, hanya logika untuk nomor rekeningnya
saja yang dibalik sehingga formulanya sebagai berikut:
Pada posisi kolom DEBIT NERACA AKHIR:
=IF(NO.REK<4000;NSSP.DEBIT;0)
Pada posisi kolom KREDIT NERACA AKHIR:
18
=IF(NO.REK<4000;NSSP.KREDIT;0)
Keterangan:
NO.REK : Range data kolom nomor rekening
NSSP.DEBIT : Range data Neraca Saldo Setelah Penyesuian kolom Debit
NSSP.KREDIT : Range data Neraca Saldo Setelah Penyesuian kolom Kredit
Untuk lebih jelasnya berikut ini lampiran hasil dari seluruh langkah-langkah yang
telah dijelaskan di atas.